Nama
Alamat

Kode Pos
Email
Telepon
Password
Ulangi Password
Kode
Pelanggan yang terhormat, kami mohon waktunya tidak lebih dari dua menit untuk mengisi formulir keanggotaan. Setelah itu silakan menikmati berbagai kemudahan dan keuntungan seperti diskon, voucher dan point. Data yang Anda masukkan hanya digunakan untuk keperluan ketika anda berbelanja di ROLSHOP.
Saya setuju untuk menerima email newsletter dan/atau informasi promosi lainnya

Pelanggan yang terhormat, sehubungan dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1437H diberitahukan bahwa seluruh transaksi pembelian di ROLshop terhitung tanggal 1 Juli-11 Juli 2016 akan diproses pada tanggal 12 Juli 2016. Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut hubungi kami melalui email rolshop@rol.republika.co.id

Home » katalog » buku » Clearance Package » Paket Clearance 5
Paket Clearance 5
Oleh: Erick Yusuf,Muhammad Subarkah,Alwi Shahab,Drs. Bahroin Suryantara, MA
Sinopsis

99 Celoteh Kang Erick Yusuf

"Wuiihh keren...nemeeenn"

Uts. Yusuf Mansur (Ulama & Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri)

"Ust. Erick Yusuf punya latar belakang pekerja seni yang cukup berpengalaman, sehingga dalam menyampaikan dakwahnya selalu disampaikan dengan kreatif. Sangat dibutuhkan suatu kreatifitas untuk berkomunikasi sehingga firman Allah dan hadist Nabi pun selalu menjadi hal aktual".
Didi Petet (Sutradara & Artis Film Senior)

"Disaat wajah Islam saat ini sangat dipandang negatif pandangannya dari berbagai pihak, karena orang-orang yang mengaku Islam padahal jauh sekali berkelakuannya dengan apa yang harus dijalani sebagai muslim sejati, celotehan seperti inilah yang kita butuhkan untuk kembali meluruskan pandangan orang terhadap Islam yang sebenarnya.
Armand Maulana (Lead Vocal "Gigi"Band)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lelaki Buta Melihat Ka'bah
 
Tujuh juta manusia tafakkur di padang pasir Arafah, di bawah matahari yang memanggang bumi. Suhu 40 derajat Celcius. Kemudian mereka bergerak. Bola api mulai tenggelam. Manusia sebanyak itu jalan kaki, naik roda-roda ban karet, seperti hamparan karpet dari kaki langit ke kaki langit yang beringsut-ingsut perlahan.

Manusia bagaikan benang-benang halus di lautan karpet yang beralun-alun senjakala itu. Lewat tulisannya, kita bayangkanlah Subarkah, bagai secarik benang, ikut beringsut dalam lautan anyaman benang di hamparan karpet bergelombang dari Arafah ke Muzdalifah.

Dia juga berkisah tentang jamaah dari Daghistan, negara pecahan Uni Sovyet, yang naik mobil karavan 10.000 kilometer melintasi 10 negara, dengan semangat diturunkan dari leluhur mereka lebih dari 1.000 tahun yang silam. Laporan perjalanan sik Subarkah ini lebih merupakan laporan perjalanan rohaninya, sepanjang tiga belas putaran tawaf, sa’i, wukuf dan melontar pada tahun 2011. .....(Tauq Ismail, penyair)

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Waktu Belanda Mabuk Lahirlah Batavia

Jan Pieterszoon Coen termasuk salah satu Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang keji.Ia juga sangat ambisius. Ketika ia sukses menaklukan Jayakarta, Coen lalu membangun kota di atas reruntuhan kerajaan itu.Dengan semangat sebagai pemenang Jenderal Coen menyiapkan sebuah nama untuk kota baru tersebut.Tentu saja bukan Batavia melainkan nama sebuah tempat yang memiliki kaitan sejarah dengan dirinya.

Apa nama tempat tersebut dan mengapa kemudian menjadi Batavia? Sejarah Batavia selalu menarik untuk disimak karena berkaitan erat dengan cikal bakal lahirnya bangsa dan negara ini.Di sana juga banyak terdapat tempat, budaya, dan cerita unik yang hingga kini masih popular. Dan satu topik yang tak bisa lepas dari cerita tempo dulu tentang Jakarta adalah mengenai Cina. Sebuah komunitas yang sangat khas dan mereka hadir di Batavia lebih dulu ketimbang VOC. Lewat penuturan yang renyah dan ringkas Abah Alwi, melalui buku ini, membawa kita masuk ke lorong waktu Jakarta Tempo Doeloe dan menemukan banyak kisah memikat.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Romantis Bersama Allah (Nikmatnya Shalat Khusyuk)
 
"Shalat sangat berat kecuali bagi orang yang khusyu". Untuk mencapai shalat sebagai mi'raj dan medium terdekat antara hamba dan Allah SWT, shalat mesti didirikan sebagaimana mestinya. Buku ini mengajak dan melatih Anda untuk mencapai level itu."


"Luar biasa, sebuah buku yang praktis dan inspiratif. Semoga banyak kalangan bisa 
membaca dan mengamalkannya untuk sebuah ketenangan jiwa dan kemuliaan hidup."

Ust.Muhsinin Fawzi, Lc,

,

Produk Detail
isbn
-
penulis
Erick Yusuf,Muhammad Subarkah,Alwi Shahab,Drs. Bahroin Suryantara, MA
penerbit
REPUBLIKA
terbit
-
halaman
-
bahasa
indonesia
sampul
soft
dimensi
-
berat
2000 gr
 


Discount 50%
Rp . 185,000
Harga Rp. 92,500
Available